January 23, 2018

TNI AU Berencana Menambah 3 Skuadron Tempur Senilai $4,5M dengan 48 unit F-16V

(MDN), Indonesia mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya menyematkan harapannya kepada Menteri Pertahanan AS Jim Mattis untuk membantu meringankan keterbatasan Amerika dalam hubungan dengan unit pasukan khusus elit Indonesia, yang diberlakukan atas pelanggaran hak asasi manusia di tahun 1990an.

Amerika Serikat mengumumkan pada 2010 bahwa pihaknya telah mencabut larangan langsung terhadap kontak militer A.S. dengan unit Indonesia beranggota 6.000 orang, yang dikenal sebagai Kopassus, yang dituduh melakukan pelanggaran hak di Timor Lorosa'e karena telah mempersiapkan kemerdekaan.

Namun, pembatasan hukum dimaksudkan untuk memastikan militer A.S. tidak terlibat dengan pelaku pelanggaran hak untuk mencegah kontak dengan Kopassus agar tidak maju melampaui tingkat awal, kata perwira A.S.

Mattis, setelah melakukan pembicaraan dengan Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu, mengatakan bahwa dia yakin Kopassus telah melakukan reformasi cukup banyak sehingga lebih banyak kerjasama dilakukan berdasarkan undang-undang yang ada. Tapi dia tidak mengatakan berapa banyak kerja sama yang diharapkan, atau seberapa cepat.

Ryacudu berharap agar pembatasan Kopassus bisa dicabut.

"Untuk sementara ada sanksi terhadap Kopassus ... (Mattis) akan mencoba untuk menghapus ini," kata Ryacudu kepada wartawan di Jakarta setelah melakukan pembicaraan dengan Mattis.

"Salah satu sanksinya jelas bahwa mereka tidak diijinkan pergi ke Amerika. Mereka tidak bisa melakukan latihan bersama, dan dia akan membuka kembali ini."

Perundingan tentang Kopassus terjadi saat Amerika Serikat berupaya memperdalam kerja sama pertahanan dengan Indonesia, negara dengan demokrasi terbesar ketiga di dunia dan negara berpenduduk mayoritas Muslim terpadat. Itu mencakup hal-hal seperti penjualan senjata, latihan militer dan pertukaran pendidikan.

Mattis mencatat bahwa banyak tuduhan terhadap Kopassus berusia sekitar dua dekade, dan menambahkan bahwa dia akan bekerja dalam undang-undang A.S. yang ada untuk mengeksplorasi cara-cara untuk memperdalam kerja sama.

"Di bawah peraturan kami ada prosedur yang telah mapan untuk merehabilitasi unit yang telah dituduhkan atau telah melakukan tindakan tertentu," Mattis mengatakan kepada sekelompok kecil wartawan.

"Dan kita akan melalui prosedur yang telah mapan."

LAUT NATUNA UTARA

Perjalanan Mattis datang saat Indonesia, sebuah kepulauan yang luas dari 17.000 pulau, nampaknya semakin siap untuk menegaskan kedaulatannya di Laut Cina Selatan yang diperebutkan.

Indonesia telah bentrok dengan China mengenai hak penangkapan ikan di sekitar Kepulauan Natuna, menahan nelayan China dan memperluas kehadiran militernya di daerah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Pada bulan Juli, Indonesia berganti nama menjadi bagian utara dari zona ekonomi eksklusifnya di Laut Cina Selatan sebagai Laut Natuna Utara, sebuah langkah yang dipandang sebagai tindakan perlawanan yang signifikan terhadap ambisi teritorial China di Laut Cina Selatan.

Mattis memanfaatkan nama Indonesia untuk jalur air saat dia memuji jangkauan maritim strategis negara tersebut, menyebut negara ini "sebuah titik tumpu maritim wilayah Indo-Pasifik."

"Ini penting," kata Mattis tentang Indonesia.

"Kami dapat membantu menjaga kesadaran domain maritim di Laut Cina Selatan, Laut Natuna Utara. Ini adalah sesuatu yang kami harapkan dapat dilakukan."

Amerika Serikat adalah salah satu pemasok senjata utama di Indonesia, baru-baru ini memberikan helikopter Apache Boeing dan 24 jet tempur F-16 milik Lockheed Martin. Tapi Indonesia juga membeli senjata dari saingan A.S., termasuk Rusia.
F-16V yang ditawarkan ke indonesia
Pejabat A.S. mengatakan Indonesia meminta penetapan harga untuk 48 pesawat F-16 tambahan, sebuah kesepakatan yang bisa bernilai $ 4,5 miliar. Tapi Indonesia menolak pembelian yang akan segera terjadi dan menyarankan agar masih mengevaluasi berapa banyak pesawat yang dibutuhkannya.

Ryacudu mengatakan bahwa Indonesia akan membeli persenjataan saat "memiliki uang".

"Kami baru saja membeli F16 dan segalanya. Di masa depan pasti ada (lebih banyak pembelian) karena, seiring berjalannya waktu, ada beberapa hal yang harus diganti," katanya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...