January 20, 2018

Greece Hellenic Navy Berencana Mengakuisisi Belharra Frigate

(MDN), Perancis telah mulai bertemu dengan pejabat Yunani minggu ini mengenai pengadaan kapal, termasuk kapal Frigate Belharra, menurut sumber kami di Yunani. Kami melaporkan pada hari Senin bahwa negosiasi pada frigat FREMM dan korvet Gowind akan segera dimulai menurut media lokal.

Menurut sumber Yunani kami, pejabat Prancis (termasuk perwakilan dari Naval Group) bertemu dengan agen pengadaan pertahanan Yunani pada hari Rabu dan dengan Kepala Staf Angkatan Bersenjata dan Kepala Angkatan Laut Hellenic pada hari Kamis. Mereka membahas tentang rencana pembiayaan fleksibel untuk 2 + 2 kapal.


Pendanaan bisa berasal dari pendapatan obligasi Yunani yang dibeli Prancis di tahun-tahun sebelumnya dan belum kembali ke Yunani. Selama tahun-tahun sebelumnya dari krisis ekonomi, negara-negara zona euro membeli obligasi Yunani dan sepakat bahwa mereka akan mengembalikan laba. Namun, pendapatan tersebut belum kembali ke Yunani meski ada kesepakatan. Jadi tampaknya Prancis bisa membayar pendapatan ini kembali melalui kapal frigat.

Sumber kami juga menunjukkan bahwa kebutuhan Hellenic Navy selalu untuk kapal Pertahanan Udara (sejak 2011). Bahkan mereka mempertimbangkan untuk membeli kapal bekas perusak Arleigh-Burke dari Angkatan Laut AS.

Fakta bahwa Naval Group mengusulkan Belharra (sepanjang FREMM dan Gowind) sangat masuk akal: Frigat mid-size generasi berikutnya (FTI) yang telah dipilih oleh Angkatan Laut Prancis (Marine Nationale), memiliki keunggulan untuk menjadi lebih kecil, platform yang lebih terjangkau dibandingkan dengan FREMM (4.000 ton dibandingkan dengan 6.000). Namun dapat dikonfigurasi dengan 32x VLS dengan MB MB ASTER 30 SAM jarak jauh dan dipasang dalam konfigurasi dasarnya dengan radar AESA new fully digital Sea Fire 500 fixed-panels AESA radar oleh Thales. Radar ini menawarkan cakupan pengawasan udara 500 Km + menurut Thales sedangkan ASTER 30 memiliki rentang opertional hingga 120 km menurut MBDA.

Tentang FTI
Kementerian Pertahanan Prancis mengumumkan pengaitannya dengan DCNS (sekarang Naval Group) sebuah kontrak untuk pengembangan dan pembangunan lima kombatan permukaan FTI (Frégate de Taille Intermédiaire atau mid-size frigate) yang ditujukan untuk Angkatan Laut Prancis pada bulan April 2017. Yang pertama dari lima frigat dari program yang dikelola DGA ini harus diserahkan pada tahun 2023 dengan masuk ke tugas aktif pada tahun 2025.

FTI akan memiliki berat sekitar 4200 ton dengan awak 125 pelaut. memiliki kemampuan perang anti-kapal selam, peperangan anti-udara, peperangan anti-permukaan serta dukungan misi pasukan khusus.

Navy recognition
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...