January 13, 2012

Pindad : Jangan Bandingkan Tank Medium Pindad Dengan Leopard

Tank Pindad (Foto: ARC.WEB.ID)
INILAH.COM, Jakarta - Tank medium buatan PT Pindad memiliki spesifikasi yang jauh berbeda dengan tank Leopard buatan Jerman.

Direktur Utama PT Pindad Adik Avianto Soedarsono mengatakan, tak medium Pindad memiliki tenaga lebih kecil daripada Leopard. Tank Pindad berkekuatan 500 tenaga kuda, sedangkan Leopard berkekuatan 1.500 tenaga kuda.

"Leopard itu termasuk tank top dunia, ibaratnya Lamborgini sedangkan tank Pindad adalah Toyota," ujar Adik seperti diberitakan inilahkoran, Jumat (13/1/2012).

Ukuran tank medium buatan Pindad yang lebih kecil dibanding Leopard membuatnya lebih lincah dan taktis dalam melakukan manuver dan pergerakan. "Tank medium Pindad lebih murah harganya tapi jangan dibandingkan dengan Leopard karena beda kelas," ujar Adik.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) berencana membeli 100 unit tank Leopard bekas dari Belanda seharga Rp14 triliun. Rencana ini ditentang Komisi I DPR yang mengusulkan agar Kemenhan membeli tank medium buatan Pindad yang pembuatannya diinstruksikan langsung SBY.

Tank tipe medium buatan PT Pindad tersebut dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan penguatan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) yang dibutuhkan TNI.

"Prototipe tank sudah jadi dan sudah jalan. Sudah dikunjungi oleh Komisi I. Hasilnya cocok, kenapa tidak dikembangkan. Produk anak bangsa murah dan cocok. Tinggal sekarang bilang Oke, buat yang banyak," papar Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin, di gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/1/2012).

Sumber : Inilah


Hindari Dugaan Korupsi, KSAD Siap Diperiksa KPK

Jurnas.com | UNTUK menghindari dugaan adanya penyelewengan dana modernisasi alat utama sistem senjata, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) siap diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dirinya mengaku selalu menghindari penyelewengan kekuasaan. "Saya tidak mau kalau pensiun nanti diutak-atik lagi karena adanya pelanggaran, atau penyelewengan dana," kata KSAD Jenderal Pramono Edhie Wibowo usai menghadiri HUT Dinas Penerangan TNI AD di Jakarta, Jumat (13/1).

Menanggapi kekhawatiran adanya dugaan permainan dibalik pembelian tank Leopard bekas dari Pemerintah Belanda, KSAD mengaku siap diperiksa KPK. "Kalau pun mau menyelidiki ke Belanda sana, kami siap. Tapi dengan biaya sendiri. Kalau kami biayai nanti dikira ada main juga dengan KPK," tegasnya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan melakukan pengadaan main battle tank Leopard bekas pakai Belanda. Pengadaan 100 unit tank bekas ini mendapat penolakan dari parlemen kedua negara.
 

Sumber: Jurnas
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...