January 31, 2012

Rusia Modernisasi Bomber Tu-22 M3

TU-22 M3
(MDN), MOSKWA - Sambil menunggu proses pengembangan pesawat pengebom (bomber) generasi kelima, PAK DA, Armada Penerbangan Jarak Jauh Angkatan Udara Rusia akan memodernisasi armada bomber andalannya dari era Perang Dingin, Tupolev Tu-22M3.

Juru bicara AU Rusia Kolonel Vladimir Dirk mengatakan di Moskwa, Selasa (31/1/2012), sedikitnya 30 pesawat pengebom jarak jauh Tu-22M3 akan dimodernisasi menjadi versi M3M sampai tahun 2020.

(Berita video) BMP-3F Marinir





Russia to Sell 60 Armored Vehicles to Indonesia

BMP-3F Made in Russia
(MDN), Russia is set to sell up to 60 infantry fighting vehicles to Indonesia in a deal worth more than $100 million, the Izvestia newspaper cited an unnamed military source as saying on Tuesday.

The deal will be finalized on February 10, the source said, adding that 20 BMP-3 vehicles will be delivered before the end of the year.

The Russian army stopped purchasing the vehicles in 2010.

The state-run weapons exporter Rosoboronexport declined to comment.

The Kurganmashzavod arms plant said it would produce modified vehicles for Indonesia.

Source: (RIA Novosti)

TNI Juara Umum Lomba Tembak BISAM

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono menerima Kontingen TNI yang telah berhasil meraih juara umum lombak tembak BISAM (Brunei International Skill Arms Meet) di Brunei Darussalam. Dalam perlombaan tersebut TNI memperoleh 82 medali emas, 30 perak dan 8 perunggu serta 9 trofi dari nomor perorangan maupun beregu.

Dana Alutsista Diperbesar

(MDN), JAKARTA – Pemerintah didesak untuk memperbesar persentase alokasi anggaran dari pinjaman dalam negeri (PDN) dalam penetapan sumber pembiayaan (PSP) pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) 2010–2014.

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq mengatakan,dalam alokasi anggaran yang ada sekarang, besaran pinjaman luar negeri (PLN) mencapai USD6,5 miliar, sedang PDN hanya Rp4 triliun. Menurut dia, dari kebutuhan anggaran Rp150 triliun untuk pembangunan kekuatan pokok minimal (MEF) tahap pertama 2010–2014, ada USD6,5 miliar yang berasal dari PLN.

Selamat Datang KRI Nanggala 402

Sumber: Analisis alutsista

Berangkat menuju Korsel untuk Overhaul Des 2009



Sampai di DSME Korsel utk Overhaul
Proses Overhaul untuk mempercanggih diri
Waktu Menjalani sea trial
Operasi Caesar hampir selesai, tinggal di cat
Selesai sudah proyek overhaul 2 tahun utk KRI Nanggala

Menjelang keberangkatan pulang ke Indonesia

Gabungan Antiteror TNI Latihan di Lanud Halim

(MDN), JAKARTA - Bertempat di Pangkalan Udara (lanud), Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, personil sejumlah 91 Personil TNI dari tiga matra, yakni AU, AD dan AL menggelar latihan pendahuluan Penanggulan Teror (Gultor) TNI Tri Matra VI.

Dalam operasi tersebut, disekenariokan teroris telah menguasi tiga tempat, dan menahan sejumlah sandera, yakni dua ruang tunggu bandara dan satu pesawat yang telah dibajak.
 
Agar tak terditeksi, pasukan khusus pun melakukan penyusupan lewat infiltrasi melalui udara dengan terjun (free Fall) serta sementara sebagian lagi dilaksanakan melalui Air Landed atau Pendaratan Menggunakan Peawat.

Kehebatan T-90 MBT Buatan Rusia

(MDN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), tengah melirik Tank T-90 buatan Russia, sebagai alternatif rencana pembelian alusita tank Lepopard, milik Belanda, yang mengundang kontroversi.

Namun, seperti apakah spesifikasi yang dimiliki si bongsor T-90? Berikut hasil penelusuran Tribunnews.com.Tank T-90 merupakan kendaraan tempur utama angkatan bersenjata Russia, hasil pabrikasi dari Uralvagonzavod, yang terletak di Nizhny Tagil, Rusia. T-90 merupakan modifiskasi ke tiga dari tank T-72, dimana T-90 diklaim merupakan kereta meriam paling modern di angkatan darat dan marinir Russia.

Menhub: Percepat Pembentukan Indonesian Coast Guard

China Coast Guard (Foto: www.fyjs.cn)
(MDN), JAKARTA -  Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan meminta agar segenap jajaran Kementerian Perhubungan dan pihak-pihak yang terkait untuk mendukung upaya percepatan pembentukan Indonesian Sea and Cost Guard dimaksud. 

"Apabila Indonesian Sea and Cost Guard  terbentuk maka masalah keamanan laut dan pantai, yang sekarang masih dikelola secara sektoral oleh berbagai instansi, akan dapat lebih bersinergi," kata Mangindaan dalam rilis tertulis Kemenhub di Jakarta, Senin (30/1/2012).

Kesepahaman Teritorial Laut RI-Malaysia Lindungi Nelayan

(MDN), Kuala Lumpur - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia memandang penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Pemerintah Indonesia dan Malaysia tentang keamanan teritorial laut dapat memberikan perlindungan optimal bagi para nelayan tradisional kedua belah pihak.

"MoU ini bertujuan untuk memberikan perlindungan optimal bagi nelayan tradisional kedua negara," kata Kepala Bidang Penerangan, Sosial, Budaya KBRI untuk Malaysia, Suryana Sastradiredja saat dijumpai di Kuala Lumpur, Senin.

Sea Ceptor, Rudal Supersonik Terbaru Inggris

Seacaptor (Foto: Pikiranrakyatonline)
(MDN), Angkatan Laut Kerajaan Inggris sedang mengembangkan sistem baru pertahanan udara. Sistem pertahanan ini diklaim mampu menghancurkan rudal lawan dengan kecepatan supersonik.

Sea Ceptor, itulah nama rudal pertahanan udara terbaru Inggris. Laman Daily Mail sebagaimana dilansir Foxnews menuliskan rudal jenis baru ini bisa diluncurkan dari atas kapal perang. Rudal pertahanan ini bisa melaju dengan kecepatan lebih dari Mach 3 (3 kali kecepatan suara, kecepatan suara setara 331.6  meter per detik). Rudal ini mampu menjaga area seluas 500 milpersegi.

January 30, 2012

DPR Pertanyakan Rencana Pembelian Pesawat tanpa Awak dari Filipina

Pada 2006, TNI menggelar tender pembelian empat UAV untuk Badan Intelijen Strategis (Bais) yang akhirnya dimenangkan oleh Searcher Mk II melalui perusahaan Filipina, Kital Philippine Corp. Dengan Harga per-unit $6 Juta, Indonesia menggandeng Bank Leumi dari Inggris dan Bank Union dari Filipina sebagai penyandang dana untuk kredit ekspor (Foto: MDN)

(MDN), JAKARTA- Komisi I DPR mempertanyakan rencana pembelian pesawat tanpa awak dari Filipina.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra Ahmad Muzani meminta TNI memberikan alasan logis di balik rencana ini. Ia menilai, kemampuan industri pertahanan dalam negeri Indonesia lebih baik daripada Filipina.

Kopaska Dan Pasukan Khusus AL Rusia Gagalkan “Perompakan” di KM Multi Prima-1


(MDN), Surabaya: Kesibukan aktifitas pelayaran di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) terganggu dengan adanya aksi “perompakan” di KM Multi Prima-1 yang sedang lego jangkar di sekitar pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, belum lama ini Jum’at (20/01). Setelah mendapat kontak, aksi “perompakan” itu direspon oleh Satuan komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmatim dengan menerjunkan satu tim Visit Boarding Search and Seizure (VBSS), tim ini didukung oleh pasukan khusus AL Rusia dari kapal perang Russian Navy RFS Admiral Panteleev-548 yang sedang bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Komisi I Raker Gabungan Bahas Modernisasi Alutsista TNI

Model rancangan kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST) PT. PAL untuk menggantikan LST uzur TNI AL. (Foto: Berita HanKam)

(MDN),
Senayan: Komisi I DPR Senin (30/1) pagi ini menggelar rapat gabungan, antara Menteri Keuangan, Menhan, Panglima TNI dan jajarannya, serta Kepala Bappenas. Rapat ini membahas grand design modernisasi alutsista TNI. Terutama dalam hal kebijakan anggaran dan pembiayaan untuk kepentingan modernisasi alutsista TNI tersebut.

Menhan: Peningkatan Anggaran TNI untuk Belanja Alutsista Produksi Dalam Negeri

Prototype IFV 6X6 Buatan Pindad (Foto: ARC.WEB.ID)
(MDN), Senayan: Peningkatan anggaran Kementerian Pertahanan ditujukan untuk melakukan modernisasi alutsista TNI yang ideal, baik dari sumber keuangan pinjaman dalam dan luar negeri. Selain itu, akan diprioritaskan untuk belanja alutsista hasil produksi industri pertahanan dalam negeri.

demikian ditegaskan Menhan Purnomo Yusgiyantoro, dalam raker gabungan dengan Menkeu, Kepala Bappenas di Komisi I DPR, Senin (30/1).

Panglima TNI: Kalau Peralatan Militer Tidak Berguna, Kita Tidak Beli

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq (kanan), dan Dubes Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov, berbincang saat pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/1). (Foto: ANTARA/Ismar Patrizki/ss/ama/12)
 
(MDN), Jakarta: Pinjaman luar negeri untuk belanja peralatan militer masih tersisa 80 persen. Dubes Rusia mewakili negaranya yang meminjamkan US$ 1 miliar kepada Indonesia sempat mempertanyakan pinjamannya yang tidak terserap dengan baik itu.

Leopard Ditolak, T90 Rusia Dilirik

T-90 MBT
(MDN), TNI memiliki skenario lain jika pembelian tank Leopard dari Belanda tidak disetujui DPR.  Tank Rusia T90 bisa menjadi pilihan.
 
Hal itu diakui oleh Panglima TNI Laksamana (TNI) Agus Suhartono di Gedung DPR RI, Jakarta (30/1).

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menjelaskan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih memperdebatkan rencana tersebut. Leopard dianggap tidak cocok dengan kondisi jalan di Indonesia.

January 29, 2012

Timor Leste Akan Beli SS-2 Dan Pistol G2

SS2 Buatan Pindad (Foto: audrey)
(MDN), SUKOHARJO - Angkatan Darat Timor Leste tertarik melengkapi peralatan militernya yang dibuat oleh PT Pindad.

Deputi Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Pindad, Triyono Andri Susilo, mengatakan pada tahap awal ada tiga jenis senjata buatan Pindad yang akan dibeli oleh Angkatan Perang Timor Leste yakni senjata serbu jenis SS2 yang juga digunakan TNI.


“Selain senjata, Angkatan Darat Timor Leste juga akan memesan amunisi buatan PT Pindad,” jelas Triyono kepada wartawan di PT Sritex, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (28/1/2012).

New Tactical Vehicle for RTA


Isuzu 2,5 ton tactical vehicle (photo : Thales)


(MDN), Thailand army began using a new tactical vehicle Isuzu FTS H2E33 (4X4). These trucks have a size of 2.5 tons and easy in maintenance and repair. The vehicle can be ridden comfortably on a flat terrain and contoured.



Specification :


Dimension (L x W x H ) 7,220 x2, 490 x3, 145 mm.
The load weight is 12,200 kg.
Plane load of 5,000 kilograms.
2,500 kg load on the terrain
Towing weight of 3,000 kg of baggage
Engines : diesel engines Isuzu 6 cylinder, 7790 cc capacity.
Max torque 706 Nm (72 Kk.-m.) at 1450 rpm / min.
HP 240 and HP the (177 kW) / rpm min.
Fuel tank capacity 200 liters.
6 speed forward and one reverse speed.
The hydraulic brake system
Turning radius of 9 meters.
Operating within 800 km.
Maximum speed of 97 km / hour.
The ability to climb high slopes 60 percent




Source: RTA

Warga Filipina Tolak AS

(MDN), Boleh jadi, pangkalan militer Amerika Serikat (AS) menjadi masa lalu menyakitkan bagi warga Filipina yang tergabung dalam Aliansi Nasionalis Baru (Bayan). Makanya, sekitar 50 anggota Bayan berunjuk rasa, mengepung Kedutaan Besar AS di Manila. Menurut warta AP dan AFP pada Sabtu (28/1/2012), mereka menentang kehadiran militer AS di Filipina.

Dalam unjuk rasa itu, para demonstran membawa patung Abang Sam dan Presiden Benigno Aquino. Para pendemo mengatakan kalau Aquino hanyalah "anjing" AS. "Jika kita mengizinkan lebih banyak pasukan AS memasuki negara kita, seluruh kepulauan ini akan berubah menjadi satu pos depan  bagi kepentingan-kepentingan kekuasaan AS," kata Bayan dalam satu pernyataan yang diberikan dalam unjuk rasa itu.

Kobangdikal Luluskan 36 Perwira Spesialis Senjata Elektronika

(MDN), Surabaya - Komando Pengembangan dan Pendidkan Angkatan Laut (Kobangdikal) meluluskan 36 perwira dengan spesialisasi bidang senjata elektronika.

Komandan Kobangdikal Laksda TNI Sadiman menutup Pendidikan Perwira Spesialisasi Senjata Elektronika (Dikspespa Senlek) di Gedung Moeljadi, Kesatrian Bumimoro, Surabaya, Jumat.

Dikspespa Senlek yang diikuti perwira pertama dengan pangkat letnas satu hingga kapten itu, berlangsung selama tujuh bulan, lebih lama dibanding pendidikan spesialisasi perwira lainnya.

Pentagon Percepat Pengembangan Bom Antibunker Baru

Bom antibunker Massive Ordnance Penetrator (MOP) Buatan Boeing
(MDN), WASHINGTON DC - Departemen Pertahanan AS mempercepat pengembangan sebuah bom baru yang mampu menembus bunker bawah tanah yang sudah diperkuat. Bom tersebut dirancang khusus untuk menghancurkan fasilitas-fasilitas nuklir bawah tanah milik Iran dan Korea Utara.

Demikian dilaporkan harian Wall Street Journal (WSJ) edisi Sabtu (28/1/2012), seperti dikutip kantor berita RIA Novosti. Saat ini, bom seberat 13.600 kilogram yang dikenal dengan nama MOP (Massive Ordnance Penetrator) itu masih menjalani tes awal.

Pentagon Siapkan Pangkalan Militer Terapung untuk Timur Tengah

Kapal USS Ponce (LPD-15)
(MDN), WASHINGTON DC -  Departemen Pertahanan AS sedang menyiapkan sebuah pangkalan militer terapung untuk basis operasi pasukan komando yang dikirim ke kawasan Timur Tengah seiring meningkatnya ketegangan dengan Iran, peningkatan aktivitas Al Qaeda di Yaman, dan maraknya geng bajak laut di Somalia.

Demikian diungkapkan harian The Washington Post, Sabtu (28/1/2012). Surat kabar tersebut memperoleh informasi dari berbagai dokumen pengadaan yang dirilis Pentagon dan Angkatan Laut AS (US Navy) dalam beberapa pekan terakhir.

January 28, 2012

LSM: Beli Senjata dari Luar Bertentangan dengan Kebijakan SBY

(MDN), Rencana TNI membeli tank Leopard 2A6 dari Belanda merupakan langkah yang tidak sesuai dengan kebijakan SBY. Dalam berbagai kesempatan, Presiden selalu menekankan agar kebutuhan alutsista TNI maupun Polri dipasok dari dalam negeri. Membangun sendiri industri pertahanan menurut SBY, merupakan hal sangat penting untuk direalisasikan.

Oleh karena itu,” "Pembelian tank Leopard ini tidak sesuai dengan perkataan SBY," ujar peneliti Ridep Institute Anton Ali Abas, di kantor Imparsial, Jumat (27/1).

Hebat, Indonesia Siap Ekspor Mobil Lapis Baja

Panser Anoa 6X6 Buatan PT. Pindad (Foto: Ipenk666)
(MDN), BANJARMASIN - Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Marzan A Iskandar mengatakan, pihaknya siap mengekspor mobil lapis baja (panser) yang berhasil di produksi oleh lembaganya ke Malaysia dan Brunai Darussalam. 

"BPPT bersama Pindad saat ini sedang memproduksi panser atau mobil lapis baja untuk memenuhi pesanan Malaysia dan Brunai," kata Marzan di Banjarmasin, Jumat (27/1).

Selain itu, kata dia, kini pihaknya sedang konsentrasi untuk melakukan modernisasi peralatan tempur TNI-AD seperti panser dan peralatan lainnya untuk mengganti peralatan yang sudah tua.

January 27, 2012

Xanana Gusmao Pesan Seragam Tentara ke Sritex

Seragam Militer Swedia dan U.A.E Buatan PT. Sritex
Tak hanya Timor Leste, seragam militer 27 negara juga buatan Sritex.

(MDN), Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao akan melakukan kunjungan kerja ke pabrik tekstil Sritex yang terletak di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu besok, 28 Januari 2012. Kunjungan tersebut adalah dalam rangka pembelian seragam militer untuk pasukan negara bekas provinsi ke-27 RI tersebut.

"Besok, Perdana Menteri Xanana Gusmao akan berkunjung ke Sritex untuk menjalin kerjasama bisnis," kata Presiden Direktur PT Sritex Rejeki Tekstil Isman, Iwan Setiawan Lukminto, dalam perbincangan dengan  VIVAnews.com, Jumat 27 Januari 2012.

Komisi I Ingatkan Parlemen Belanda Tolak Penjualan Leopard

(MDN), JAKARTA - Ketua Komisi I DPR Mahufdz Siddiq mengingatkan kepada pemerintah, besar kemungkinan  parlemen Belanda tetap menolak penjualan Tank Leopard ke Indonesia. Meskipun dipaksakan beli akan ada prakondisi politik yang akan rugikan Indonesia. 

"Pengalaman F-16 yang pernah diembargo dan tank scorpion harus jadi pelajaran. Mabes TNI harus membuka opsi luas soal pengadaan MBT Leopard. Untuk spec setara Leopard tapi dengan bobot lebih ringan yaitu sekitar 40 ton ada T-90 dari Rusia. Bahkan pihak rusia tawarkan kerjasama dengan PT Pindad dan fasilitas state credit yang masih tersedia," kata Mahfudz, Jumat (27/01/2012).

Sasaran Kebijakan TNI AU 2012

Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP., memberikan keterangan pers kepada wartawan usai pembukaan Rapim TNI AU dan Apel Komandan Satuan Tahun 2012 di AAU, Yogyakarta, Kamis. (26/1).

27 Januari 2012, Yogyakarta: Kesiapan operasional TNI Angkatan Udara difokuskan pada tercapainya kemampuan operasional secara terpadu dari satuan-satuan TNI Angkatan Udara, dengan demikian kesiapan operasional dan tuntutan kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM) TNI Angkatan Udara dapat tercapai dan diandalkan.

TNI Juga Perlu Cermati Produk Alutsista Turki


Armored Combat Vehicle (ACV) produksi FNSS Turki di PT. Pindad Siap Diproduksi dengan Alih tekhnologi (Foto: ARC.web.id)

Senayan: Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq berpendapat, alutsista TNI, khususnya untuk kebutuhan tank, jangan hanya berkiblat pada Belanda. Masih ada negara lain yang bisa dijadikan pilihan. Turki adalah salah satunya, mengingat sistem persenjataan Turki berstandar NATO.

"Dimana Turki pun telah menawarkan skema kerja sama dengan industri pertahanan nasional. Sayangnya, Kemhan belum serius menindaklanjutinya, meski sudah ada MoU di level Presiden dan Menhan," tegasnya.

KSAU : Delapan Pesawat Tempur akan Lengkapi Alutsista

Super Tucano
Yogyakarta (ANTARA News) - Delapan pesawat tempur akan didatangkan dari Rusia dan Brasil dalam waktu dekat untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, kata Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat.

"Delapan pesawat tempur itu masing-masing terdiri atas empat pesawat Sukhoi dari Rusia, dan Super Tucano dari Brasil. Kedelapan pesawat tempur baru tersebut akan tiba di Indonesia pada 2012-2014," katanya di sela Rapat Pimpinan (Rapim) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Kamis.

Panglima TNI: Pembelian Leopard Tak Bisa Asal-Asalan

Jurnas.com | PANGLIMA TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mengungkapkan pembelian tank Leopard tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Menurutnya, pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) termasuk main battle tank (MBT) Leopard dilakukan melalui sejumlah prosedur. “Pembelian alutsista ada prosedurnya. Proses pertama kami minta persetujuan alokasi, dananya memungkinkan atau tidak,” kata Panglima TNI usai upacara pembukaan Operasi Kepolisian Militer 2012 di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Kamis (26/1).

January 26, 2012

Dubes AS Sowan ke Komisi I Bahas Perampingan Militer AS

Dubes AS untuk Indonesia, Scot Marciel (Foto: Istimewa)
itoday - Selain dengan Dubes Rusia untuk Indonesia, siang tadi Komisi I DPR RI juga bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia.

Kepada itoday, anggota Komisi I DPR RI, Lili Wahid mengatakan, kedatangan Dubes AS ke Komisi I hanya untuk memberitahukan, AS akan merampingkan angkatan bersenjatanya, dan menaruh perhatian terhadap perkembangan Indonesia dalam skala hubungan bilateral kedua negara.

Pastikan Pembelian Alutsista, Dubes Rusia Temui Komisi I DPR

Dua Kapal Selam Kilo yang digadang-gadang akan menjadi armada hiu TNI AL dengan nilai kontrak $700 juta. Dan pada akhirnya Indonesia lebih memilih U-209 Changbogo dengan proses ToT dari Korsel dengan nilai kontrak $1,1 Miliar (Foto: Indian Navy)

itoday - Duta Besar Rusia untuk Indonesia mempertanyakan Kredit Ekspor (KE) US$ satu miliar yang diberikan Pemerintah Rusia kepada Indonesia, ketika bertemu dengan Komisi I DPR RI.  yang seharusnya digunakan untuk membeli berbagai peralatan militer dari negara Beruang Merah tersebut. Padahal sudah ada penandatangan Menteri Keuangan Indonesia dengan Rusia.

Mafia Alutsista Buat Kisruh Pembelian Leopard dari Belanda

Jakarta: Ribut mengenai rencana pembelian tank Leopard 2 dari Belanda ternyata didalangi mafia Alutsista, karena rencana pembelian tersebut sifatnya G to G, tidak melibatkan perantara sama sekali. Oleh sebab itu, mafia-mafia Alutsista itu melobi DPR agar menolak rencana tersebut, sebab merasa dirugikan. Menurut sumber yang dekat dengan kalangan politisi di DPR kepada itoday.

Sudah menjadi menjadi rahasia umum bahwa setiap pembelian senjata dari luar negeri, mafia Alutsista selalu ikut-ikutan dan mengatur semua kontrak yang dapat merugikan negara. Mafia Alutsista ini biasanya mark up harga senjata yang dibeli, menyuap oknum pejabat di kemhan dan DPR.

Danpusenkav: Leopard Pilihan Terbaik

26 Januari 2012, Jakarta: Pembelian tank tempur utama (main battle tank/MBT) Leopard 2A6 dianggap paling menguntungkan ketimbang memborong MBT jenis lain.Negosiasi dilakukan tim dari TNI Angkatan Darat dengan pihak penjual, yakni Belanda dan Jerman.

Menurut Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpusenkav) Kodiklat TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Purwadi Mukson, ada beberapa keuntungan yang didapat jika pemerintah membeli MBT Leopard, di antaranya transfer of technology (ToT) sehingga dapat membantu pembangunan industri tank di dalam negeri. “Ada jaminan purna jual sampai sekian puluh tahun,” ujarnya di Jakarta kemarin.

January 25, 2012

Sebagian Besar Anggaran untuk Beli Alutsista dari Luar Negeri

Nakhoda Ragam class adalah korvet berbobot 1.940 ton yang semula dipesan Brunei namun kemudian terjadi sengketa dengan BAE System sehingga 3 kapal tersebut tidak jadi diserahterimakan. 3 korvet/fregat ringan inlah yang kemungkinan diminati oleh TNI AL (photo : cfeddie)

Jakarta, Kompas - Anggaran Kementerian Pertahanan tahun 2012 untuk pemberdayaan industri pertahanan hanya 2,9 persen dari total belanja. Hal ini menimbulkan pertanyaan karena selama ini pemerintah mendengung-dengungkan kebijakannya untuk membangun industri pertahanan dalam negeri.

Hasil RAPIM TNI AL 2012

KSAL Laksamana TNI Soeparno
Jakarta: Rapim TNI Angkatan Laut adalah forum rapat pimpinan TNI Angkatan Laut yang dihadiri oleh para pejabat penentu kebijakan dan pelaksana, dengan maksud untuk menyampaikan pokok-pokok kebijakan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut, sekaligus sebagai media untuk menerima masukan secara langsung dari peserta Rapim, hal tersebut dikatakan oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno saat membuka Rapim TNI AL tahun 2012 di Auditorium Detasemen Markas, Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (24/1).

Wamenhan: Indonesia Butuh 700 Ribu Ton Amonium Nitrat

Bontang (ANTARA News) - Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan Indonesia membutuhkan sekitar 700 ribu ton amonium nitrat per tahun baik untuk bahan peledak komersial maupun militer.

"Namun, kapasitas produksi yang kita miliki masih belum mencukupi," kata Wakil Menhan Sjafrie saat meninjau kesiapan produksi perdana PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) di Bontang, Kalimantan Timur, Rabu.

Wamenhan: Jika Belanda Tak Mau Jual Leopard, Masih Ada Jerman

Jurnas.com | WAKIL Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan tidak khawatir dengan penolakan parlemen Belanda atas penjualan tank Leopard ke Indonesia. Menurutnya, jika memang Belanda tidak mau menjual, sudah ada negara lain yang juga menawarkan pada Indonesia. “Jerman sebagai negara produsen juga menawarkan pada Indonesia,” kata Sjafrie usai meninjau kesiapan produksi perdana PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) di Bontang, Kalimantan Timur, Rabu (25/1).

January 24, 2012

Indonesia Dipastikan Akan Membeli MBT, Salah Satu Opsinya Leopard

Jakarta (ANTARA News) - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, menegaskan bahwa rencana pembelian 100 tank Leopard dari Kerajaan Belanda belum putus, dan TNI masih menjajaki pembelian tank dari negara lain.

"Sebetulnya tidak secara spesifik soal Leopard. Tapi banyak macam lainnya. Tank Leopard hanya salah satunya saja," kata Pramono Edhie dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa.

Tank Leopard Bekas Belanda Ditolak, DPR Setujui MBT

XK2 MBT Buatan Korsel, Masuk Opsi TNI AD
Jurnas.com | MESKIPUN menolak pengadaan tank bekas Pemerintah Belanda jenis Leopard 2A6, DPR menegaskan menyetujui pengadaan main battle tank (MBT). DPR dan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan serta TNI akan memperdalam kajian terhadap kebutuhan MBT ini.

"Untuk pengadaan MBT kami setuju. Tapi untuk detailnya perlu pembahasan. Kami senang ada dialog, karena mereka sebelumnya tidak terbuka dan kesannya sudah pasti akan membeli Leopard,” kata wakil Ketua Komisi I DPR RI Tubagus Hasanuddin usai raker Komisi I dengan Kementerian Pertahanan dan TNI di Jakarta, Selasa (24/1).

TNI AD Lirik Peluncur Roket Canggih, HIMARS

Himars MLRS
Jurnas.com | SELAIN pengadaan main battle tank, TNI AD juga melirik multiple launch rocket system (MLRS) untuk penguatan pertahanan darat. MLRS ini juga dapat difungsikan sebagai antipesawat tempur.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Pramono Edhi Wibowo dalam paparannya saat raker antara Komisi I dan Kementerian Pertahanan mengungkapkan, rencana pengadaan MLRS ini sudah dimasukkan dalam shopping list alat utama sistem senjata (alutsista) TNI AD. Salah satu yang menjadi incaran adalah rudal tangguh High Mobility Artilery Rocket System (HIMARS). “Untuk penangkis serangan udara karena yang kami punya saat ini kelahiran tahun 1960-an. Setelah tahu harganya akan kami sampaikan,”kata KSAD di gedung DPR RI, Selasa (24/1).

Belanda Ngambang, Tanggal 26 Tim Jerman Akan Datang Tawarkan Leopard

Jurnas.com | SELAIN Belanda, ternyata Jerman juga menawarkan tank Leopard pada Indonesia. Perwakilan negara pembuat tank tempur (MBT) itu bahkan akan datang ke Indonesia untuk melakukan pembicaraan terkait rencana jual beli ini.

“Tanggal 26 nanti tim Jerman akan datang ke Indonesia. Jadi kami bisa membandingkan apakah lebih baik membeli di Jerman atau Belanda,” kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo dalam raker antara Komisi I dengan Kemhan dan Panglima TNI di gedung DPR, Selasa (24/1).

Menurut KSAD, persoalan ketidaksetujuan parlemen Belanda terhadap penjualan Leopard pada Indonesia sudah disampaikan pada pemerintah Belanda. Dalam pertemuan dengan Belanda, 21 Desember 2011 lalu, KSAD telah mempertanyakan keseriusan Belanda dalam menjual Leopard-nya.

Kemhan Akan Gunakan Pagu 2012 untuk Peningkatan Alutsista TNI

Prototype Panser Canon 6X6 90mm Buatan PT. Pindad
24 Januari 2012, Senayan: Menhan Purnomo Yusgiantoro berjanji akan menggunakan alokasi peningkatan anggaran Kemenhan 2012 sebesar Rp 72,5 triliun untuk berbagai keperluan bagi peningkatan kemampuan TNI dan modernisasi alutsista TNI.

Purnomo mengatakan, dana Kemenhan 2012 sebesar itu akan dipergunakan untuk meningkatkan pemberdayaan wilayah dalam menghadapi ancaman, peningkatan penerapan sistem pertahanan yang terintegrasi, dan untuk peningkatan personel Kementerian Pertahanan. Selain itu, untuk mewujudkan sistem tekhnologi pertahanan yang mutakhir dan mewujudkan kemanunggulangan TNI dengan rakyat.

KSAD Soal Tank Leopard: Kami Tidak Mengemis


Leopard 2a6 Milik AD Belanda

"Andai Belanda tidak jual, kami tidak akan mengemis," kata Jenderal Pramono Edhie Wibowo

Jakarta- Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Pramono Edhie Wibowo, menyatakan saat ini pemerintah masih dalam tahap negosiasi dengan pemerintah Belanda untuk membeli 100 tank Leopard 2.

"Kami sedang nego harga. Jadi, kata putus dan harga pasti belum ada keputusan," kata Pramono Edhie di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 24 Januari 2012.

Menurut Pramono, saat ini pemerintah dalam kondisi terjepit untuk membeli Tank Leopard tersebut. Karena mendapat tekanan dari parlemen dalam negeri dan parlemen Belanda. "Parlemen Belanda menolak. Parlemen Indonesia menanyakan. Sebetulnya kami ini posisinya sulit," ujarnya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...